in

Kisah Sukses Gelandangan yang Jadi Miliuner Karena Jualan Jus

Jakarta – Kisah sukses gelandangan yang berhasil bangkit dan jadi sukses membuktikan bagaimana setiap orang bisa mengubah nasib mereka. Kisah inspiratif pun datang dari Khalil Rafati, mantan gelandangan yang dulu juga pecandu dan bekas napi. Hidupnya berubah ketika ibunya mengatakan ia menderita kanker di saat Khalil ada di titik terendah dalam hidup. Ketika itu, Khalil pun mulai menata hidup hingga kini bisa seorang pengusaha sukses.

Khalil Rafati adalah pemilik bisnis jus SunLife Organics yang telah memiliki ratusan cabang di Amerika Serikat. Pria 50 tahun tersebut sukses membangun usaha meski punya latar belakang yang tidak bisa dibilang menyenangkan. Khalil pernah mengalami pelecehan seksual, jadi pecandu hingga dua kali hampir meninggal, dan sempat hidup di jalanan.

Sampai akhirnya, Khalil sembuh dan membuka sebuah rumah fasilitas untuk orang-orang yang ingin sembuh dari narkoba di 2007. Di sana lah Khalil menemukan ramuan smoothie yang kini membuatnya jadi miliarder. Awalnya minuman yang dibuat dari pisang, maca, bee pollen, dan royal jelly itu ditujukan untuk menutrisi para pasien.

“Itu awalnya ditujukan untuk merejuvinasi dan menguatkan para pasien dan memberikan mereka kekuatan yang dibutuhkan. Rasa lelah dalam masa awal penyembuhan adalah hal yang brutal, terutama jika kamu memakai obat yang keras dan dalam waktu lama,” katanya dilansir New York Post.

Setelah menciptakan jus tersebut, Khalil lalu memberi perhatian lebih pada nutrisi yang terkandung di dalamnya. Pada saat itu, ia pun mulai membangun jiwa kewirausahaan dengan membeli CD dan DVD motivator Tony Robbins. Dari situ, Khalil mulai belajar untuk mendirikan usaha dengan bantuan sejumlah pihak.

“Aku tidak punya pengetahuan apa-apa ketika membangun bisnis. Aku punya ide bagus tapi tidak sukses. Lalu aku bertemu Hayley Gorcey, yang menjadi rekan bisnisku. Dia membantu memulai Riviera Recovery dan itu berjalan sukses. Kami lalu menciptakan SunLife Organics, yang berawal dari kedai jus kecil menjadi cabang-cabang yang sukses,”

“Pelajaran yang bisa diambil adalah cari tahu kelemahanmu dan bergaul dengan orang-orang dengan karakteristik yang kamu tidak miliki. Penting untuk tahu kekuatanmu tapi lebih penting untuk tahu kelemahanmu dan mencari seseorang yang bisa membantumu mengatasinya,” kata Khalil dilansir Entrepreneur.

Untuk mencari nutrisi yang tepat, dikatakan jika Khalil belajar hingga ke berbagai negara, mulai dari India, Amerika Tengah, sampai Indonesia. Tak hanya sehat, jus-jus dan makanan yang ditawarkan brand Khalil juga dinilai enak, menutrisi, dan tampilannya menarik.

Setelah mendapatkan ramuan terbaik untuk smoothie organik yang menyehatkan, Khalil tak lupa berbagi ke sesama. Ia mulai mempekerjakan anak-anak dari komunitas lokal untuk menciptakan lingkungan yang aman, menyenangkan, dan jauh dari narkoba agar merek bisa tumbuh dengan baik.

Sumber: detik.com

Jokowi Pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMP Kalibata

Warga Matraman Kecewa Tak Bisa Pawai Obor Malam 1 Muharam karena Pandemi